Mandalapos.co.id, Papua– Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) mencoba memasuki areal PT Freeport Indonesia, untuk mengganggu aktivitas di perusahaan tambang terkemuka di dunia itu. Namun, upaya tersebut dicegah aparat keamanan yang sedang berpatroli di Mile 53.
Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata mengatakan telah terjadi baku tembak antara KKB dan aparat dari TNI-Polri. Satu anggota KKB dikabarkan terluka dalam insiden baku tembak tersebut.
“Saat anggota sedang berpatroli di Mile 53 mendapat tembakan dari arah seberang kali, dan terlihat sekitar 6 anggota KKB membawa satu pucuk M-16 dan satu pucuk AK- 47, akhirnya anggota membalas dengan tembakan secara terarah, dan keliatan ada satu orang terkena,” terang AKBP Era, Senin (1/3/2021).
Dia mengatakan saat terkena tembakan, KKB langsung melarikan diri. “Aparat mau mengejar tetapi terhalang sungai,” katanya.
Baku tembak tersebut menurut AKB Era tidak mengganggu aktivitas karyawan di areal PT Freeport maupun transportasi yang turun membawa karyawan ke Timika maupun yang naik ke Tembagapura.
“Lokasi tersebut jauh dari permukiman dan di luar areal PT Freeport, mereka mencoba untuk masuk dari berbagai arah namun berhasil dihalau aparat,” jelasnya.
Saat ini, kata AKBP Era, KKB yang ada di sekitar Tembagapura menyisakan kelompok Joni Botak setelah kelompok lainnya meninggalkan wilayah tersebut.
Aparat terus memperkecil ruang gerak kelompok tersebut dengan melakukan patroli sampai ke hutan-hutan.
Dia memastikan wilayah Tembagapura sampai saat aman terkendali dan mengimbau agar masyarakat ikut berperan menjaga situasi wilayah Tembagapura tetap kondusif. Dia mengatakan aparat TNI-Polri tetap akan melakukan patroli ke daerah-daerah yang berdasarkan informasi intelijen dan masyarakat menjadi tempat persembunyian KKB.
***red