Mandalapos.co.id, Anambas – Kabel-kabel listrik milik PT PLN di Desa Telaga, Kabupaten Kepulauan Anambas menjuntai ke tanah, bahkan melintang di akses jalan yang dilalui masyarakat setempat.
Dari pantauan mandalapos, juga terdapat tiang listrik milik PLN yang sudah hampir roboh ke arah jalan. Seperti terlihat di jalan akses menuju ke Sekolah SMPN 3 Telaga di Teluk Kandang. Para guru dan masyarakat pun dibuat was-was dengan keadaan tiang miring tersebut.
Mirisnya, meski sarana dan prasarana milik PT PLN sudah dibangun di Desa Telaga, namun listrik dari perusahaan BUMN itu belum dapat dinikmati masyarakat.
Menurut Masyarakat Desa Telaga, Andri Haprili, tiang dan kabel milik PLN tersebut telah ada sejak 2 tahun lalu, sementara gudang untuk menempatkan mesin sudah dibangun sejak 2017 lalu.
Sayangnya menurut eks Ketua BPD Desa Telaga itu, hingga kini listrik belum mengaliri desa terluar itu.
“ Banyak kabel yang sudah kendor melintang di jalan, itukan dilewati masyarakat pakai motor takutnya tergelincir jatuh. Untuk tiangnya juga tolong diperbaiki, kalau anak sekolah lewat terus tumbang bisa berbahaya,” ujar Andri, Rabu (17/11).
Dirinya juga berharap Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas bisa menindaklanjuti keluhan masyarakat dengan menyampaikan ke pihak PT PLN dalam hal ini ULP Anambas, agar segera memperbaiki sarana PLN dan agar cepat merealisasikan listrik di Desa Telaga.
Untuk diketahui, saat ini masyakarat hanya menikmati listrik selama 5 jam sehari mulai pukul 18.00 hingga 22.00. Listrik tersebut berasal dari pembangkit listrik tenaga diesel yang dikelola desa. ***Yahya